RESENSI NOVEL TENTANG KAMU – TERE LIYE
1. Identitas Buku
• Judul: Tentang Kamu
• Penulis: Tere Liye
• Penerbit: Republika
• Tahun Terbit: 2016
• Jumlah Halaman: ± 524 halaman
• Genre: Fiksi, drama, petualangan, misteri kehidupan
2. Ringkasan Isi
Novel ini mengikuti kisah Zaman Zulkarnaen, seorang pegawai firma hukum di London, yang ditugaskan mengusut warisan besar milik Sri Ningsih, seorang wanita Indonesia misterius yang meninggal tanpa ahli waris yang jelas.
Dalam penyelidikannya, Zaman melakukan perjalanan ke berbagai tempat—Pulau Bungin, Surabaya, Jakarta, Paris, hingga Bombay—untuk mengungkap kisah hidup Sri Ningsih. Ternyata, ia pernah mengalami masa kecil yang berat, jatuh bangun dalam bisnis, kehilangan orang-orang yang ia cintai, hingga menjadi sosok pekerja keras yang luar biasa tangguh.
Setiap bab membuka satu lapisan kisah baru, membuktikan bahwa hidup Sri Ningsih penuh perjuangan, pengorbanan, dan kebaikan yang tak pernah ia ceritakan pada siapa pun.
3. Analisis / Evaluasi
Kelebihan
• Alur menarik dan penuh kejutan.
Tere Liye membangun misteri sejak awal dan mengungkapkannya sedikit demi sedikit sehingga pembaca terus ingin tahu.
• Karakter kuat dan inspiratif.
Tokoh Sri Ningsih digambarkan dengan sangat menyentuh: sederhana, pekerja keras, dan sangat tabah.
• Setting beragam dan realistis.
Pembaca diajak menjelajah berbagai tempat dengan deskripsi yang detail dan hidup.
• Pesan moral mendalam.
Novel ini menekankan arti perjuangan, ketulusan, dan kekuatan seorang perempuan menghadapi pahitnya hidup.
Kekurangan
• Ukuran buku cukup tebal, sehingga beberapa pembaca mungkin merasa alurnya agak panjang.
• Beberapa dialog terkesan melodramatis, sebuah ciri khas Tere Liye yang tidak selalu disukai semua pembaca.
4. Kesimpulan / Rekomendasi
Novel ini sangat direkomendasikan bagi pembaca yang menyukai kisah penuh misteri, inspirasi, dan nilai kehidupan yang mendalam. Tentang Kamu bukan hanya mengisahkan penyelidikan warisan, tetapi juga perjalanan memahami makna ketulusan dan perjuangan seseorang. Cerita ini menyentuh, memotivasi, dan sarat akan emosi.
STRUKTUR KEBAHASAAN DALAM RESENSI
1. Penggunaan Kata Denotatif
Digunakan untuk penyampaian informasi objektif, misalnya:
• “Novel ini mengikuti kisah Zaman Zulkarnaen...”
• “Sri Ningsih adalah seorang wanita Indonesia...”
2. Penggunaan Kata Evaluatif
Dipakai saat memberikan penilaian, misalnya:
• “Alur menarik dan penuh kejutan.”
• “Karakter kuat dan inspiratif.”
3. Majas atau Gaya Bahasa
Beberapa bagian menggunakan majas untuk memperindah bahasa:
• “Setiap bab membuka satu lapisan kisah baru…” (metafora)
4. Kata Rujukan
Menyambung kalimat agar koheren:
• “Ia”, “nya”, “tokoh ini”
5. Konjungsi
Untuk menghubungkan ide dan paragraf:
• “Selain itu”, “namun”, “kemudian”
6. Kalimat Persuasif
Pada bagian rekomendasi:
• “Novel ini sangat direkomendasikan bagi pembaca…”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar