*KEDAI KOPI MATARMAJA, RUANG TENANG DI BALIK KERAMAIAAN PASAR SINGOSARI*
Malang — Di tengah kawasan padat penduduk di Kampung Sidomulyo, belakang Pasar Singosari, berdiri sebuah kedai bernama *Kedai Kopi Matarmaja* yang menawarkan suasana berbeda dari kebanyakan tempat kopi di wilayah tersebut. Meski berada di jalan kecil selebar dua mobil yang kerap dilalui truk-truk pasar, kedai ini menghadirkan atmosfer tenang dengan nuansa khas yang menarik perhatian pengunjung.
Dari luar, kedai ini tampak sederhana dengan pintu dan jendela kayu berwarna hitam serta mural kucing berwarna hijau. Namun, setelah masuk, pengunjung disambut aroma sereh dari incense stick yang dibakar, cahaya matahari hangat dari jendela, serta dua pegawai muda yang ramah. Kedua pegawai tersebut, yang merupakan generasi Z, menjalankan kedai tanpa kesan formalitas dan bersikap apa adanya.
Ruang dalam kedai dihiasi berbagai elemen unik, mulai dari papan catur, kartu UNO, hingga CD dan kaset band-band bawah tanah seperti Antiphaty, Begundal Lowokwaru, Rancid, dan The Exploited. Keberadaan poster tragedi Kanjuruhan bergambar polisi menembakkan gas air mata juga menjadi simbol protes sekaligus pengingat duka bagi warga Malang.
Bagian belakang kedai menampilkan dinding bata ekspose dengan berbagai poster tur band internasional serta poster besar “Man Tiger” dari novel Eka Kurniawan. Di sudut ruangan, terdapat mural harimau yang menjadi ikon visual lain dari kedai ini. Beberapa tanaman hias seperti monstera dan kaktus turut memperkuat kesan segar dan tropis.
Lorong menuju toilet juga menampilkan mural berupa penggalan lirik dari band Begundal Lowokwaru dan Rancid, menambah identitas seni dan musik bawah tanah yang melekat pada tempat ini.
Hingga siang hari, kedai ini kerap berada dalam kondisi tenang tanpa banyak pengunjung, mempertegas kesan bahwa Kedai Kopi Matarmaja bukan sekadar tempat minum kopi, tetapi ruang kecil penuh karakter yang menghadirkan ketenangan bagi siapa saja yang singgah.
Kelompok:
- Najla Mutia Jalillah Mahorussy Effendy
- Khoirunnisa Iluthfiyah
- M. Rifky Andi
- Ayu Fitria Lu'lu'il Maknun
Tidak ada komentar:
Posting Komentar