Beras Singkong sebagai bahan pangan alternatif
Singkong (Manihot utillisima) merupakan makanan pokok ketiga setelah padi dan jagung bagi masyarakat Indonesia. Tanaman ini dapat tumbuh sepanjang tahun di daerah tropis dan memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap kondisi berbagai tanah. Tanaman ini memiliki kandungan gizi yang cukup lengkap. Kandungan kimia dan zat gizi pada singkong adalah karbohidrat, lemak, protein, serat makanan, vitamin (B1, C), mineral (Fe, F,Ca), dan zat non gizi, air. Selain itu, umbi singkong mengandung senyawa non gizi tanin.
Beras singkong kaya akan serat. Serat sangat penting untuk menjaga pencernaan yang sehat dan mencegah masalah seperti sembelit.Dengan mengonsumsi beras singkong, kita dapat mengurangi asupan lemak dan kalori yang dapat menyebabkan penambahan berat badan.
Beras singkong adalah makanan yang sangat bermanfaat untuk kesehatan kita.Kandungan serat, rendah lemak dan kalori, tinggi antioksidan, serta kemudahan dicerna adalah beberapa alasan mengapa beras singkong seharusnya lebih sering dikonsumsi oleh masyarakat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar