Mengapa Malang Harus Mempertahankan Pangan Lokal Untuk MenjaminKetahanan Masa Depan?
Ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi kehidupan Masyarakat. Kota Malang denganpotensi pertaniannya yang besar, wajib menjadikan pangan lokal sebagai prioritas utama.Memprioritaskan pangan lokal bukan hanya menjawab kebutuhan dasar Masyarakat, tetapi jugaberfungsi sebagai strategi mempertahankan kemandirian daerah di tengah derasnya arus globalisasi.
Pertama, ketergantungan terhadap impor pangan sangat tinggi dan menjadi ancaman nyata bagiketahanan pangan nasioanl. Beberapa komoditas penting, seperti kedelai (80-90%), gula pasir (65-70%), dan bawang putih (90-95%), masih didatangkan dari luar negeri. Ketergantungan inimengindikasikan kerentanan pangan yang serius. Dengan mengoptimalkan pangan lokal sepertisayuran dataran tinggi, umbi-umbian, serta apel dan sayuran khas Kota Malang ini dapat mengurangirisiko fluktuasi harga dan kelangkaan pasokan akibat gangguan global.
Kedua, memperkuat konsumsi dan produksi pangan lokal adalah langkah untuk mendukungkesejahteraan petani dan memperkuat ekonomi daerah. Kebijakan pro-petani, infrastruktur pertanianyang memadai, serta diversifikasi pangan lokal merupakan kunci menuju kedaulatan pangan. KetikaMasyarakat Malang memilih produk lokal, petani mendapatkan kepastian harga pasar sehinggaekonomi di tingkat desa hingga kota dapat bergerak lebih dinamis dan resilien terhadap gejolakpangan.
Ketiga, ketergantungan pangan membuka pintu intervensi asing dan melemahkan kemerdekaanbangsa. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa “tidak ada negara kuat yang tidak mampumemproduksi pangannya sendiri” dan menegaskan bahwa ketergantungan terhadap impor justrumembuka celah intervensi asing. Dengan demikian, Malang sebagai bagian dari bangs aini, berperandalam memperkokoh ketahanan nasional dengan menjaga produksi pangan lokalnya. Diversifikasipangan lokal bukan hanya soal mempertahankan kedaulatan.
Dengan demikian, sudah sangat jelas bahwa Kota Malang harus mengutamakan pangan lokalsebagai jalan untuk menjamin ketahanan pangan dan masa depan. Prioritas ini bukan sekedarmengenai pemenuhan kebutuhan konsumsi sehari-hari, tetapi tentang mempertahankan kemandirianekonomi, memperkuat kesejahteraan petani, dan melindungi wilayah dari rentannya gangguanpasokan global. Mempertahankan pangan lokal bukan pilihan pragmatis semata, melainkan sebuahstrategi berkelanjutan agar Malang tetap Tangguh, mandiri, dan berdaya dalam menghadapi masayang akan datang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar